
KanKemenag Barsel : Sidak dan Klarifikasi Pembelajaran Tatap Muka di MAN Barsel
Kepala kantor Kementerian Agama kabupaten Barito Selatan melaksanakan Sidak Madrasah dan klarifikasi masalah proses belajar mengajar tatap muka di Madrasah Aliyah Negeri Barito selatan, selasa (12/1).
Kakankemenag, H. Tuaini mengatakan, Semua pihak berhajat dan setuju pada awalnya dilakukakan pembelajaran tatap muka, dengan catatan tetap mengutamakan protokol kesehatan, jaga jarak, jaga kontak pisik, selalu memakai masker serta cuci tangan serta tidak lupa juga setiap mau melakukan proses pembelajaran yakni diperiksan suhu, dengan sistem pembelajarannya secara terjadwal atau secara bergantian segingga tidak bergerombol atau berkumpul, yang asal mulanya 30 siswa menjadi setengahnya saja per kelasnya.
Namun mengingat peraturan pemerintah baik pusat, provinsi maupun daerah yang masih belum membolehkan proses pembelajaran tatap muka dikarenakan masih masa pandemi Covid 19 yang ditakutkannya akan menyebar, maka pembelajaran tatap muka Madrasah Aliyah pada khususnya masih belum dizinkan. Dengan keadaan ini, “ saya berharap kepada siswa/siswi dan keluarga besar MAN Barsel jagan putus asa, jangan kecewa, tetaplah belajarnya selalu walau melalui daring dan tetap semangat”, tuturnya.
Plt. Kepala MAN Barsel Risman Asmadi dalam rilisnya menyampaikan, bahwa dari pihak MAN Barsel sudah merencanakan dan mempersiapkan untuk proses pembelajaran tatap muka, termasuk diantaranya meminta perizinan dari wali murid dan hampir 100% wali murid menghendaki pembelajaran tatap muka.
Dengan demikian, karena kondisi yang tidak memungkinkan dimana siswa diharuskan belajar secara daring atau online yang dikarenakan perintah atau amanah dari pimpinan daerah terkait wabah pandemi covid 19, sehingga secara terpaksa proses pembelajaran tatap muka ditunda. “ Harapannya agar semua siswa bisa tetap semangat dan jangan menyerah, selalu belajar secara daring walupun banyak kendala dan kekurangannya”, katanya.
Selain itu perwakilan siswa Madrasah Alkim Ali menambahkan, bahwa proses pembelajaran secara tatap muka ini lebih cocok dilaksanakan, karena belajar langsung dengan guru yang bersangkutan. Dengan tatap muka bisa lebih mengerti penjelasan materi dan gurunya pun lebih mudah mengontrol siswanya dalam sebuah proses pembelajaran tatap muka. Akan tetapi dengan keadaan yang ada “Terpaksa Kami melakukan proses pembelajaran Melalui Daring walaupun terkendala kekuarangan, yang pastinya Kami harus Selalu Belajar dengan Semangat”, ucapnya