Lagi-lagi!!! MAN PK BARSEL Laksanakan PAT moda Daring dan Semi Daring

03/06/2021 0 comments admin Categories Humas, Informasi

Buntok (humas) – Penilaian Akhir Tahun (PAT) untuk menentukan kenaikan kelas yang biasanya dilaksanakan dengan tatap muka, untuk tahun ini Madrasah Aliyah Negeri Plus Keterampilan Barito Selatan kembali melaksanakannya dengan sistem Daring (dalam jaringan) menyikapi pandemi Covid-19 yang masih belum mereda saat ini.

Sesuai dengan jadwal yang diedarkan, pelaksanaan PAT bagi siswa Kelas X dan Kelas XI Tahun Pelajaran 2020/2021 dimulai Sabtu (02/06/21) hingga tanggal 10 Juni 2021 mendatang di dua tempat, di rumah dan di madrasah.
Setiap hari PAT mengujikan tiga mata pelajaran, dimulai pukul 07.00 WIB dan akan berakhir pukul 11.00 WIB.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum Risman Asmadi, S. Pd menjelaskan, dalam pelaksanaannya di lapangan, PAT dilaksanakan dengan 2 sistem, online dan semi online.

“Untuk sistem online digunakan oleh mayoritas siswa kelas 10 maupun kelas 11 dan mereka mengerjakan PAT ini dari rumah masing-masing melalui Computer Based Test (CBT) sesuai jadwal oleh pantia melalui WA grup kelas masing-masing,” jelas Risman.

Sedangkan semi online terangnya, dengan cara menghadirkan siswa yang tidak bisa mengikuti secara online, baik disebabkan ketiadaan fasilitas seperti gawai/laptop, ditempatnya tidak ada sinyal atau gawai mereka aplikasinya tidak mendukung untuk membuka akses internet. “Meski mereka berhadir di madrasah, mereka tetap mengerjakan PAT dengan sistem online yang difasilitasi oleh madrasah.” Tambah Risman.

Menurutnya, pihak madrasah akan tetap memberi fasilitas kepada siswa yang sama sekali tidak bisa mengakses internet ataupun yang tidak memiliki gawai atau smartphone.

“Mereka kami kumpulkan dan mengerjakan PAT di madrasah dengan fasilitas komputer yang dimiliki oleh madrasah dan mereka tetap mengerjakannya dengan sistem online di laboratorium komputer melalui CBT di E-Learning MAN PK Barito Selatan yang dishare oleh panitia,” jelas Risman.

Meskipun beberapa siswa dihadirkan ke madrasah untuk mengikuti PAT, pelaksanaannya tetap sesuai dengan standar protokol kesehatan yang telah ditetapkan, mulai dari mencuci tangan dengan sabun sebelum memasuki ruangan, memakai masker, suhu mereka diukur dengan thermos gun dan tempat duduk pun diatur jaraknya 1.5 m antara satu dengan lainnya.

Kepala MAN PK Barito Selatan, Sutarwi, S.Ag. ketika ditemui di ruang kerjanya mengungkapkan, karena pelaksanaan PAT tahun ini masih berbasis daring tentunya masalah terbesar yang dirasakan oleh guru dan siswa adalah ketergantungan pada jaringan internet. “Bagi siswa yang berada di daerah dengan akses internet yang mudah, tidak menjadi masalah, namun bagi siswa yang berada di daerah yang sulit terjangkau internet tentu sangat mengganggu kelancaran PAT,” katanya.

Adanya inisiatif panitia melaksanakan dengan 2 sistem, online dan semi online, diharapkan Kamad bisa menjadi solusi bai siswa yang terkendala jaringan maupun perangkat teknologi. “Semoga pelaksanaan PAT ini berjalan dengan lancar dan sukses hingga hari terakhir nantinya,” tambah Sutarwi. (Veitchii)