
SABET MEDALI EMAS DI KOMPETISI SAINS, KAMAD MAN BARSEL TERSENYUM LEBAR
Buntok (Humas) Siswa Madrasah Aliyah Negeri Plus Keterampilan (MAN-PK) Barito Selatan ganyang Medali di Kompetisi Sains tingkat Nasional. Kali ini 19 orang siswa meraih 21 medali dalam ajang Kompetisi Sains Indonesia 2022 yang diselenggarakan oleh Quantum Education Competition secara online pada 13 Februari 2022. olimpiade ini diikuti oleh 19000 siswa dari tingkat SD dan MI, SMP dan MTs dan tingkat SMA dan MA seluruh Indonesia dengan 7 bidang mata pelajaran yaitu Biologi, Fisika, matematika, Ekonomi, Sosiologi, Geografi dan Bahasa Inggris.
Prestasi yang diraih siswa MAN PK Barito Selatan dari beberapa ajang olimpiade menjadi pembuka tahun 2022 yang cukup membanggakan. Hal ini menjadi penyemangat para siswa setelah sekian lama tidak mengikuti pembelajaran tatap muka selama pademi Covid-19. Seperti yang diungkap oleh Kepala MAN PK Barito Selatan, Sutarwi S.Ag. Menurutnya para siswa sangat antusias dalam mengikuti latihan dan berbagai kompetisi yang diselenggarakan.
“Alhamdulillah prestasi-prestasi ini menjadi penyemangat siswa dalam latihan dan mengikuti kompetisi selanjutnya. Apalagi dalam pembelajaran tatap muka dan interaksi antar siswa dan guru menjadi penyemangat untuk latihan dan berbagi pengalaman. Selamat dan terima kasih untuk anak-anak dan para pembina atas prestasi yang dipersembahkan untuk madrasah,” ujar Sutarwi dengan senyum yang lebar.
Helmi Widya Yanti, siswa kelas 11 IPA 4, peraih emas peringkat 21 Nasional KSI bidang mata pelajaran Bahasa Inggris ini sangat bersyukur dapat menyumbang prestasi untuk madrasah. Menurutnya, dua kali meraih medali dalam kompetisi yang berbeda memberikan Helmi pengalaman yang sangat berharga.
“Beberapa kali mengikuti kompetisi memberikan pengalaman dan kesan yang berarti. Dari awal mengikuti kompetisi saat kelas 10 mentalnya sangat berbeda saat sekarang. Semakin sering mengikuti kompetisi, makin banyak pengalaman dan mental kita makin siap,” kisah Helmi yang belum lama ini juga meraih dalam ajang Kompetisi Sains Nasional Tingkat Provinsi bidang Kimia dari ajang yang berbeda.
Raihan prestasi yang didapat oleh Helmi dan kawan-kawan ini tak lain berkat latihan yang konsisten dan mengikuti bimbingan dari mentor. Selain itu, sikap optimis dan disiplin waktu juga menjadi hal yang utama yang harus diperhatikan.
“Alhamdulillah kami dibimbing oleh guru-guru yang terus memberi motivasi. Tinggal harus lebih disiplin membagi waktu belajar dan ibadah, agar selalu optimis dan mental kita makin kuat,” tutup Helmi. (Veitchii)