MAN Barsel PK Bersama Fasda dan Fasprov adakan IHT Implementasi Kurikulum Merdeka

21/08/2023 0 comments admin Categories Humas, Informasi

 

Buntok (Humas) MAN Barito Selatan Plus Keterampilan Bersama Fasda dan Fasprov adakan In House Training Implementasi Kurikulum Merdeka, Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Aula MAN Barito Selatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Barito Selatan, Senin (21/8)

IHT ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada seluruh Guru terhadap Kurikulum Merdeka, hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh kepala MAN Barito Selatan, “Kegiatan IHT ini saya harap bisa menjadi sarana bagi Bapak/Ibu Dewan Guru tentang Kurikulum Merdeka, sehingga dalam implementasinya bisa lebih maksimal”, tuturnya

“MAN Barito Selatan sendiri sudah menerapkan kurikulum Merdeka sejak dua tahun terakhir, jadi Guru-guru yang mengajar pada kelas X dan XI diharapkan memahami seputar kurikulum Merdeka” jelas kamad dalam sambutannya.

Sutarwi juga menyapaikan bahwa kegiatan IHT ini melibatkan Guru-guru MAN Barsel yang menjadi Fasilitator sebagai narasumber, “kita di MAN Barsel ini memiliki 10 Orang Guru yang berstatus sebagai Fasilitator, baik Fasda mauapun Fasprov, oleh karnanya saya berharap Bapak/Ibu Fasda dan Fasprov ini bisa memberikan bimbingan kepada para Guru terhadap hal-hal yang terkait kurikulum Merdeka seperti modul ajar, TP, CP dan lain-lain” tuturnya

Acara In House Training akan dilaksanakan selama tiga hari kedepan 21 – 23 Agustus 2023, kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Aula MAN Barito Selatan dan pesertanya adalah seluruh Dewan Guru pada MAN Barito Selatan. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Barito Selatan H. Arbaja, dalam sambutannya Kakankemenag mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh MAN Barito Selatan, “Saya akui acara kita hari ini keren” Ucapnya.

Arbaja mengajak kepada seluruh dewan Guru agar terus berupaya mengembangkan kompetensinya, “Pada era Global ini kita dituntut untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman sebab tantangan zaman terus berubah oleh karna itu kita harus mampu menyesuaikan agar tidak tertinggal” ucapnya.

Kakankemenag juga menekankan pentingnya sebuah system yang baik dalam Lembaga Pendidikan, dalam kesempatan itu kakankemenag bercerita tentang pengalamannya pada saat melakukan study banding ke MAN 2 Malang, “saya simpulkan hasil study banding yang pernah kami lakukan ke MAN 2 Malang adalah bahwa sebuah system dalam suatu Lembaga menduduki peran yang sangat penting, siapapun SDM yang berkecimpung didalamnya akan terbawa oleh system yang telah dibangun, untuk itu saya pesankan kalua ingin Lembaga kita maju maka perbaiki system yang ada” Jelasnya.

10 orang Fasda dan Fasprov diharapkan bisa memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap komponen-komponen yang ada di dalam kurikulum Merdeka seperti penyusunan modul ajar, Capaian Pembelajaran, Tujuan Pembelajaran, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin.

Dwi Irianti Selaku Fasilitator Provinsi mengatakan bahwa pemahaman terhadap implementasi kurikulum Merdeka sangat diperlukan oleh dewan Guru, “nanti dalam kegiatan IHT ini ada semacam tugas yang harus dikerjakan oleh Guru, jadi kita akan Bersama-sama Menyusun modul ajar, menetapkan tujuan Pelajaran yang tepat serta mengukur Capaian pembelajaran, dengan demikian saya harap setelah IHT ini Sebagian besar Guru bisa Menyusun perangkat kurikulum Merdeka dengan baik” paparnya.

Kegiatan berlangsung khidmat, seluruh Dewan Guru antusias dalam mengikutinya, semoga kegiatan IHT ini memberi dampak positif terhadap kualitas pembelajaran di MAN Barito Selatan