Kami Bertekad Untuk Mencapai Standar Tertinggi

Dalam Segala Hal Yang Kami Lakukan

47

Tenaga Pendidik

15

Tenaga Kependidikan

21

Rombel

28

Mata Pelajaran

Sejarah Singkat MAN Barito Selatan

Untuk menghadapi Era Globalisasi, maka dunia pendidikan harus mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas atau dengan kata lain Manusia yang unggul dan tangguh, yakni mempersiapkan pembangunan manusia seutuhnya. Oleh karena itu MAN Barito Selatan memiliki beban tanggungjawab yang berat guna mewujudkan tuntutan kualitas tersebut.

Berdasarkan Keputusan Bersama 3 (tiga) Menteri, yaitu Menteri Dalam Negeri Nomor : 6 Tahun 1975, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor : 037/U/1975, dan Menteri Agama Nomor ; 36 Tahun 1975, tanggal : 24 Maret 1975 tentang peningkatan mutu pendidikan Madrasah yang memberikan jaminan pengakuan yang sama terhadap Ijazah MI, MTs dan MA dengan SD, SLTP dan SMU.

Sebagai tindak lanjut SKB 3 Menteri tersebut khususnya MA adalah SK. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor : 0489/U/1992 tentang Madrasah Aliyah (MA) yang merupakan Sekolah Menengah Umum (SMU) yang ber ciri khas Agama Islam yang diselenggarakan oleh Departemen Agama yang sekarang ini berubah nama menjadi Kementerian Agama. Hal ini semakin memperkokoh eksistensi Madrasah dari pengakuan kesejajaran nya dengan Lembaga Pendidikan.

Madrasah Aliyah Negeri Barito Selatan dalam mencapai tujuan pendidikan dengan berbenah diri, yakni menyesuaikan dengan kurikulum SMU, akan tetapi tetap mempertahankan kekhasannya sebagai Madrasah dengan memberikan posisi mata pelajaran Agama yang cukup besar, dalam prases keberadaan MAN Barito Selatan dimulai pada tahun

 

1.    Tahun 1967  : Pembukaan PGAP Buntok (Rabu, 02 Februari 1967)

2.    Tahun 1970  : PGAP Buntok menjadi PGA 4/6 Tahun Buntok

3.    Tahun 1972  :  PGA 4/6 Tahun Buntok menjadi PGA 6 Tahun

4.    Tahun 1978  : PGA 6 Tahun Buntok di integrasi menjadi :

a.    MTs Buntok (Kelas I s/d III) Terdaftar.

b.    MAS Buntok (Kelas IV s/d VI) Terdaftar.

5.    Tahun 1994  : MAS Buntok Terdaftar menjadi MAS Buntok berstatus “DIAKUI”

6.    Tahun 1995  :  MAS Buntok “DIAKUI” menjadi MAN Buntok dengan SK Menteri Agama RI :

Nomor      : 515.A.Tahun 1995

Tanggal   : 25 Nopember 1995

7.    Tahun 1996  : MAN Buntok diresmikan Penegeriannya tanggal 06 April 1996 oleh Bupati Barito Selatan (Bapak ASMAWI AGANI) NSS : 311140210001.

8.    Tahun 2018  :  Berubah nama menjadi MAN Barito Selatan

VISI

VISI

Visi adalah serangkaian kata yang menunjukkan cita-cita atau nilai inti sebuah organisasi. Adapun visi MAN Barito Selatan adalah “Terwujudnya insan yang beriman dan bertaqwa, berkualitas dalam ilmu pengetahuan dan teknologi serta berketerampilan (life skill).

MISI

MISI

Misi adalah tahapan-tahapan yang harus dilakukan untuk mencapai visi. Adapun misi MAN Barito Selatan antara lain : 1) Mewujudkan pengamalan ajaran islam dalam kehidupan sehari-hari 2) Melaksanakan proses pembelajaran secara profesional dan berkualitas. 3) Mampu berkompetisi sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. 4) Memfasilitasi pelaksanaan berbagai kegiatan keterampilan dan kecakapan hidup (life skill).

TUGAS

TUGAS

Mengacu pada PMA Nomor 90 Tahun 2013 tentang Penyelenggara Pendidikan Madrasah, fungsinya adalah: 1) Madrasah adalah satuan pendidikan formal dalam binaan Menteri Agama yang menyelenggarakan pendidikan umum dan kejuruan dengan kekhasan agama islam. 2) Madrasah Aliyah yang selanjutnya disingkat MA satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan umum dengan kekhasan agama Islam pada jenjang pendidikan menengah sebagai lanjutan dari Sekolah Menengah Pertama, MTs, atau bentuk lain yang sederajat diakui sama atau setara Sekolah Menengah Pertama. 3) Standar nasional pendidikan adalah kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia.

FUNGSI

FUNGSI

Selain karena Madrasah merupakan pusat pendidikan, Madrasah juga mempunyai fungsi utama ialah pendidikan intelektual, yakni mengisi otak anak dengan berbagai macam pengetahuan. Selain fungsi utama, Madrasah juga mempunyai beberapa fungsi, di antaranya, yaitu: 1) Madrasah mempersiapkan anak untuk suatu pekerjaan. 2) Madrasah memberikan keterampilan dasar. 3) Madrasah membuka kesempatan memperbaiki nasib. 4) Madrasah menyediakan tenaga pembangunan. 5) Madrasah membantu memecahkan masalah-masalah sosial. 6) Madrasah menstransmisi kebuduyaan. 7) Madrasah membentuk manusia yang sosial. 8) Madrasah merupakan alat transformasi kebudayaan. 9) Fungsi-fungsi madrasah lainnya.

Kami Bertekad Untuk Mencapai Standar Tertinggi