71 Siswa PKL MAN Barsel Resmi Memulai Magang di 33 Instansi Mitra

Buntok (Humas) - Hari ini, Rabu, 14 Januari 2026, menjadi hari bersejarah bagi 71 siswa program keterampilan MAN Barito Selatan Plus Keterampilan. Usai acara pelepasan resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, seluruh peserta Praktik Kerja Lapangan (PKL) langsung diantarkan ke instansi masing-masing oleh guru-guru pendamping.

Buntok (Humas) - Hari ini, Rabu, 14 Januari 2026, menjadi hari bersejarah bagi 71 siswa program keterampilan MAN Barito Selatan Plus Keterampilan. Usai acara pelepasan resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, seluruh peserta Praktik Kerja Lapangan (PKL) langsung diantarkan ke instansi masing-masing oleh guru-guru pendamping.

Pengantaran siswa dilakukan secara serentak ke 33 instansi dan usaha mitra yang tersebar di wilayah Kabupaten Barito Selatan. Para guru pendamping bergerak dalam beberapa tim untuk memastikan setiap siswa tiba dengan aman dan diterima dengan baik oleh pihak instansi.

"Kami mengantarkan langsung para siswa untuk memastikan mereka diterima dengan baik dan memahami dengan jelas tugas serta tanggung jawab mereka selama magang," ungkap salah seorang guru pendamping.

Suasana penuh antusiasme terlihat dari raut wajah para siswa. Meski ada sedikit kegugupan menghadapi hari pertama di dunia kerja nyata, semangat dan tekad mereka untuk belajar dan berkontribusi sangat terlihat.

"Saya excited sekaligus nervous. Ini pengalaman pertama saya bekerja di tempat profesional. Tapi saya siap memberikan yang terbaik," ujar salah satu siswa program multimedia saat akan memasuki instansi tempatnya magang.

Sementara itu, siswa program otomotif juga menunjukkan kesiapan mereka. "Selama ini kami belajar teori dan praktik di sekolah. Sekarang saatnya membuktikan kemampuan kami di dunia kerja sesungguhnya," kata seorang siswa program otomotif dengan penuh percaya diri.

Para guru pendamping tidak hanya sekadar mengantarkan siswa, tetapi juga melakukan koordinasi langsung dengan pembimbing di masing-masing instansi. Mereka menyampaikan profil siswa, kompetensi yang telah dikuasai, serta harapan dari pihak madrasah terhadap program PKL ini.

Pihak instansi mitra menyambut hangat kedatangan para siswa. Banyak yang menyatakan apresiasi terhadap inisiatif MAN Barito Selatan Plus Keterampilan dalam mempersiapkan siswa dengan pengalaman kerja langsung.

"Kami siap membimbing dan memberikan pengalaman terbaik kepada siswa-siswi PKL. Semoga mereka bisa belajar banyak dan membawa pulang ilmu yang bermanfaat," ungkap salah satu perwakilan instansi penerima PKL.

Kepala Madrasah Sutarwi, S.Ag., memastikan bahwa pengantaran siswa ke instansi adalah langkah awal dari rangkaian program pendampingan yang komprehensif. "Kami tidak hanya mengantarkan lalu meninggalkan mereka. Guru pendamping akan melakukan monitoring dan evaluasi berkala untuk memastikan proses PKL berjalan optimal," jelasnya.

Selama kurang lebih dua bulan ke depan, para siswa akan mengikuti kegiatan operasional di instansi masing-masing sesuai dengan bidang keterampilan mereka. Mereka akan mendapatkan bimbingan langsung dari praktisi berpengalaman di lapangan.

Program PKL ini bukan sekadar memenuhi kewajiban kurikulum, tetapi lebih dari itu, merupakan investasi untuk masa depan para siswa. Dengan pengalaman kerja nyata, mereka diharapkan lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

"Ini adalah kesempatan emas bagi siswa-siswi kami untuk belajar langsung dari dunia industri. Kami berharap mereka dapat menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dan menjadi kebanggaan madrasah," pungkas Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik, Akhmad, S.Pd., M.Si.

Dengan langkah pertama yang penuh harapan ini, perjalanan PKL siswa-siswi MAN Barito Selatan Plus Keterampilan resmi dimulai. Semoga mereka membawa pulang pengalaman berharga yang akan menjadi bekal sukses di masa depan.

#Humas
SHARE :
AGENDA
LINK TERKAIT