
Buntok (Humas), 2 Mei 2026 — Halaman Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Barito Selatan menjadi pusat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan. Pada Sabtu, 2 Mei 2026, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan menyelenggarakan Upacara Bendera Peringatan Hardiknas secara gabungan yang diikuti oleh seluruh unsur di bawah naungannya, bertempat di halaman MAN Barito Selatan. Upacara dimulai pukul 07.30 WIB dengan suas
Buntok (Humas), 2 Mei 2026 — Halaman Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Barito Selatan menjadi pusat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan. Pada Sabtu, 2 Mei 2026, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan menyelenggarakan Upacara Bendera Peringatan Hardiknas secara gabungan yang diikuti oleh seluruh unsur di bawah naungannya, bertempat di halaman MAN Barito Selatan. Upacara dimulai pukul 07.30 WIB dengan suasana yang khidmat dan penuh semangat kebangsaan, semakin istimewa karena seluruh peserta hadir mengenakan pakaian adat daerah/tradisional sederhana sebagai wujud kecintaan terhadap kekayaan budaya bangsa.
Upacara Gabungan Lintas Satuan Kerja
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor SE 8 Tahun 2026 tanggal 29 April 2026, yang diinstruksikan lebih lanjut melalui surat Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan Nomor B-0746/Kk.15.6.1/HM.03/04/2026 tanggal 30 April 2026.
Upacara gabungan ini dihadiri oleh seluruh pejabat dan pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, meliputi Kasubbag Tata Usaha, Kasi Pendidikan Islam, Kasi Bimas Islam, Kasi Bimas Kristen, Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Penyuluh Hindu, Pengawas Madrasah dan Pendidikan Agama, serta Kepala KUA Kecamatan Dusun Selatan, Dusun Utara, Karau Kuala, dan Gunung Bintang Awai. Selain itu, turut hadir Kepala MAN, MTsN, dan MIN 1 Barito Selatan beserta seluruh dewan guru. Adapun peserta upacara dari kalangan siswa-siswi berjumlah 250 orang, terdiri atas 100 siswa/i MAN Barito Selatan, 100 siswa/i MTsN Barito Selatan, dan 50 siswa/i MIN 1 Barito Selatan.
Tema dan Semangat Hardiknas 2026
Upacara bendera tahun ini mengangkat tema: "Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua." Tema ini menegaskan bahwa pendidikan berkualitas adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa, bukan semata-mata kewajiban pemerintah dan tenaga pendidik.
Susunan Petugas Upacara
Upacara berjalan dengan tertib dan lancar berkat persiapan matang dari seluruh petugas yang ditunjuk oleh Kepala MAN Barito Selatan, Hj. Siti Noor Aisyah, S.Pd., dari unsur dewan guru dan siswa-siswi MAN Barito Selatan, dengan susunan sebagai berikut:
Komandan Upacara : Muhammad Sabirin, S.Pd.I Pembawa Acara : Mirna Hariati, S.Pd. Pembaca Naskah UUD 1945 : Helmy Munadiel Aditama, S.Pd. Dirigen : Hj. Sriwati, S.Pd. Pembaca Doa : Rauyani, S.Pd.I Perwira Upacara : Fahmi Ridla, S.Pd.I Ajudan : Fajar Dian Pratama, S.Pd. Pengerek Bendera : Paskibraka MAN Barito Selatan Paduan Suara : Siswa-Siswi MAN Barito Selatan
Prosesi Upacara Berjalan Khidmat
Upacara diawali dengan memasuknya Komandan Upacara ke lapangan, dilanjutkan dengan kedatangan Pembina Upacara yang disambut penghormatan penuh. Momen paling sakral hadir ketika Paskibraka MAN Barito Selatan mengibarkan Sang Merah Putih dengan gagah diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dikumandangkan oleh paduan suara siswa-siswi MAN Barito Selatan.
Prosesi dilanjutkan dengan mengheningkan cipta yang dipimpin Pembina Upacara, pembacaan naskah Pancasila, pembacaan naskah Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 oleh Helmy Munadiel Aditama, S.Pd., serta pembacaan Ikrar Pelajar Indonesia yang diikuti dengan penuh semangat oleh seluruh peserta upacara. Nuansa kebangsaan semakin terasa ketika seluruh peserta bersama-sama menyanyikan Lagu Wajib Nasional dengan penuh kekhidmatan.
Amanat Pembina Upacara: Tiga Modal Utama Kemajuan Pendidikan
Bertindak sebagai Pembina Upacara, Bapak Zakirurahman, S.Pd.I, Kepala Seksi Pendidikan Islam pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, membacakan Pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
Dalam amanatnya, ditegaskan bahwa pendidikan pada hakikatnya adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih sayang, untuk memanusiakan manusia — sebuah proses menemukan dan menumbuhkembangkan potensi manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia. Merujuk pada nilai-nilai Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, pendidikan dibangun di atas tiga pilar utama: asah (ilmu), asih (kasih sayang), dan asuh (pendampingan dan pembinaan).
Lebih lanjut, amanat memaparkan lima kebijakan strategis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam rangka mewujudkan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sebagai program prioritas peningkatan mutu pendidikan nasional, yaitu: (1) Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan serta Digitalisasi Pembelajaran; (2) Pemenuhan kualifikasi serta peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru; (3) Penguatan karakter melalui budaya sekolah yang aman dan nyaman serta penerapan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH); (4) Peningkatan literasi, numerasi, STEM, dan penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik (TKA); serta (5) Perluasan akses pendidikan yang mudah, murah, dan fleksibel bagi seluruh anak bangsa, termasuk anak berkebutuhan khusus.
Amanat ditutup dengan pesan yang menginspirasi, bahwa seluruh kebijakan pendidikan tidak akan terlaksana tanpa tiga M: Mindset (pola pikir) yang maju, Mental yang kuat, dan Misi yang lurus.
Doa Bersama: Harapan untuk Pendidikan Indonesia
Upacara ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Bapak Rauyani, S.Pd.I. Dalam doanya, seluruh peserta upacara memanjatkan syukur kepada Allah SWT, mengenang jasa besar Ki Hajar Dewantara, serta memohon kekuatan bagi seluruh guru, tenaga kependidikan, dan insan pendidikan agar mampu melahirkan generasi unggul yang beriman, bertakwa, cerdas, dan berdaya saing tinggi. Doa juga dipanjatkan agar sekolah dapat menjadi rumah kedua yang aman dan nyaman bagi setiap anak dalam bertumbuh dan mengembangkan potensinya. Seluruh rangkaian doa ditutup dengan aamiin yang bergema dari segenap peserta upacara.
Kepala Madrasah: Jadikan Hardiknas Momentum Berbenah Diri
Usai upacara, Kepala MAN Barito Selatan, Hj. Siti Noor Aisyah, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga MAN Barito Selatan atas kesuksesannya menjadi tuan rumah upacara gabungan ini. Beliau berpesan agar momentum Hari Pendidikan Nasional menjadi titik tolak bagi seluruh warga madrasah untuk terus berbenah, berinovasi, dan meningkatkan kualitas diri.
"Hardiknas adalah pengingat bagi kita semua bahwa tugas mendidik adalah tugas mulia yang tidak pernah selesai. Menjadi tuan rumah upacara gabungan hari ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab yang kami emban dengan bangga. Mari kita perkuat sinergi dan wujudkan bersama pendidikan yang bermutu, berakhlak, dan bermartabat," ujar Hj. Siti Noor Aisyah, S.Pd.
Dengan terselenggaranya upacara gabungan ini, semangat kolaborasi dan kebersamaan antarunit di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan semakin terasa nyata dalam mewujudkan cita-cita pendidikan nasional untuk semua.
Penulis: Humas MAN Barito Selatan Editor: Tim Redaksi Website MAN Barito Selatan Foto: Dokumentasi MAN Barito Selatan