Kakankemenag Barito Selatan Lepas 71 Siswa PKL MAN Barsel: "Jadilah Role Model di Tempat Magang"

Buntok (Humas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, H. Hairil Saleh Al Zainudin, S.AP., M.A.P., secara resmi melepas 71 peserta Praktik Kerja Lapangan (PKL) Program Keterampilan Otomotif dan Multimedia MAN Barito Selatan Plus Keterampilan Tahun Pelajaran 2025/2026. Pelepasan yang digelar di Aula Madrasah pada Rabu, 14 Januari 2026, ini menandai dimulainya perjalanan para siswa menuju dunia kerja nyata.

Buntok (Humas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, H. Hairil Saleh Al Zainudin, S.AP., M.A.P., secara resmi melepas 71 peserta Praktik Kerja Lapangan (PKL) Program Keterampilan Otomotif dan Multimedia MAN Barito Selatan Plus Keterampilan Tahun Pelajaran 2025/2026. Pelepasan yang digelar di Aula Madrasah pada Rabu, 14 Januari 2026, ini menandai dimulainya perjalanan para siswa menuju dunia kerja nyata.

Acara pelepasan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Kepala Madrasah Sutarwi, S.Ag., Kepala Urusan Tata Usaha, Wakil Kepala Madrasah, para guru program keterampilan, wali kelas program keterampilan, serta seluruh peserta didik program keterampilan otomotif dan multimedia.

Dalam sambutannya, Kakankemenag menyampaikan apresiasi dan harapan tinggi kepada para peserta PKL. "Selamat kepada semua peserta yang akan melaksanakan Program PKL. Ini adalah kesempatan berharga untuk mengaplikasikan ilmu yang telah kalian pelajari," ujar H. Hairil Saleh.

Ia kemudian menekankan tiga pesan penting yang harus dipegang teguh oleh para siswa selama menjalani PKL. Pertama, menjaga nama baik madrasah di tempat magang. "Kalian adalah representasi dari MAN Barito Selatan. Nama baik madrasah ada di tangan kalian," tegasnya.

Kedua, menjaga etos kerja yang baik. Kakankemenag mengingatkan bahwa disiplin, tanggung jawab, dan dedikasi adalah kunci kesuksesan di dunia kerja. Ketiga, menjadi role model di lingkungan kerja. "Tunjukkan bahwa siswa madrasah memiliki keunggulan tidak hanya dalam pengetahuan agama, tetapi juga dalam keterampilan dan karakter," pesannya.

Puncak acara ditandai dengan pelepasan simbolis berupa pengalungan ID Card kepada perwakilan peserta PKL oleh Kakankemenag. Momen ini menjadi penanda resmi bahwa para siswa telah siap terjun ke dunia industri untuk mengimplementasikan ilmu yang telah mereka pelajari di bangku sekolah.

ID Card yang dikenakan para siswa bukan sekadar identitas, tetapi juga simbol tanggung jawab dan kepercayaan yang diberikan kepada mereka untuk mewakili madrasah di berbagai instansi dan usaha mitra.

Sebanyak 71 siswa yang terdiri dari 58 siswa program keterampilan multimedia dan 13 siswa program keterampilan otomotif ini akan didistribusikan ke 33 instansi dan usaha mitra selama kurang lebih dua bulan ke depan. 

Program PKL ini merupakan bagian dari kurikulum madrasah yang dirancang untuk memberikan pengalaman praktis kepada siswa sebelum mereka menyelesaikan pendidikan dan memasuki dunia kerja atau melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Dengan dukungan penuh dari Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan dan persiapan matang dari pihak madrasah, diharapkan para siswa dapat menjalani PKL dengan maksimal dan membawa pulang pengalaman berharga yang akan menjadi bekal untuk masa depan mereka.

"Kami optimis para siswa kami akan memberikan kontribusi positif dan meninggalkan kesan baik di tempat magang mereka," tutup Kepala Madrasah Sutarwi di akhir acara.

#Humas
SHARE :
AGENDA
LINK TERKAIT