Kepala, Kaur TU, dan Wakamad MAN Barito Selatan Hadiri Peresmian Gedung Baru MIN 1 Barito Selatan dan Pembinaan ASN Kemenag

Buntok (Humas), 09 April 2026 — Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Barito Selatan bersama Kepala Urusan Tata Usaha (Kaur TU) dan Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) turut hadir dalam dua agenda penting yang digelar di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Barito Selatan, Kamis (09/04/2026). Dua kegiatan tersebut adalah Peresmian Gedung Baru MIN 1 Barito Selatan sekaligus Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan.

Buntok (Humas), 09 April 2026 — Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Barito Selatan bersama Kepala Urusan Tata Usaha (Kaur TU) dan Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) turut hadir dalam dua agenda penting yang digelar di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Barito Selatan, Kamis (09/04/2026). Dua kegiatan tersebut adalah Peresmian Gedung Baru MIN 1 Barito Selatan sekaligus Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dihadiri oleh seluruh ASN dan Tenaga Kontrak di lingkungan Kemenag Kabupaten Barito Selatan, mulai dari Plt. Kasubbag Tata Usaha, Kasi dan Penyelenggara, Ketua Pokjawas beserta Pengawas Madrasah dan Pendidikan Agama, para Kepala KUA, Kepala Madrasah Negeri se-Kabupaten Barito Selatan, hingga ASN pada MIN 1 Barito Selatan dan Kantor Kemenag Kabupaten Barito Selatan

Peresmian gedung baru MIN 1 Barito Selatan menjadi momen bersejarah bagi dunia pendidikan madrasah di Kabupaten Barito Selatan. Kehadiran gedung baru ini diharapkan mampu mendukung proses pembelajaran yang lebih berkualitas, nyaman, dan representatif bagi para peserta didik.

Dalam sesi Pembinaan ASN, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, Bapak H. Muhammad Yusi Abdhian, S.H.I., M.H.I. menyampaikan arahan dan pembinaan kepada seluruh ASN yang hadir. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya setiap ASN Kementerian Agama untuk senantiasa menjunjung tinggi 5 Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama, yaitu:

1. Integritas — Keselarasan antara hati, pikiran, perkataan, dan perbuatan yang baik dan benar;

2. Profesional — Bekerja secara disiplin, kompeten, dan tepat waktu dengan hasil terbaik;

3. Inovasi — Menyempurnakan yang sudah ada dan menciptakan hal baru yang lebih baik;

4. Tanggung Jawab — Berani dan siap menanggung konsekuensi dari setiap keputusan yang diambil;

5. Keteladanan — Menjadi contoh yang baik bagi lingkungan sekitar.

Selain 5 nilai budaya kerja, Kakanwil juga memperkenalkan tiga komitmen penting yang harus dipegang teguh oleh setiap ASN, yang beliau rangkum secara apik dalam istilah "3 Tas", yakni:

- Integritas — ASN Kemenag harus memiliki kapasitas, semangat, dan amanah dalam menjalankan tugas. Menjaga amanah adalah kunci utama agar kinerja tetap terpelihara dengan baik;

- Soliditas — Organisasi yang solid dibangun di atas semangat kekeluargaan, kebersamaan, kekompakan, dan harmoni. Kakanwil menekankan bahwa Kemenag Barito Selatan harus menjadi institusi yang guyub, rukun, dan harmonis, sejalan dengan nilai *Huma Betang* yang menjadi ruh budaya Kalimantan Tengah;

- Sinergitas — ASN Kemenag dituntut mampu membangun sinergi dan kolaborasi yang kuat, baik secara internal maupun dengan berbagai pihak eksternal seperti Pemerintah Daerah, OPD, PKK, BUMN, dan mitra strategis lainnya, guna mewujudkan program-program berdampak nyata bagi masyarakat.

Kakanwil berharap, dengan menghayati dan mengamalkan "3 Tas" ini, ASN Kemenag Barito Selatan dapat tampil sebagai aparatur negara yang berwibawa, dipercaya, dan benar-benar memberikan manfaat bagi umat.

Tak berhenti di situ, Kakanwil juga menyampaikan sejumlah pesan motivasi yang menggugah semangat seluruh ASN yang hadir. Beliau mendorong setiap insan Kemenag untuk memberdayakan segala potensi dan sumber daya yang sudah ada sebagai modal berkarya dan berinovasi. Dalam kondisi anggaran yang semakin terbatas, kreativitas dan kemampuan memaksimalkan potensi internal justru menjadi nilai lebih yang harus terus diasah.

Kakanwil juga secara khusus menghimbau seluruh ASN Kemenag Barito Selatan untuk aktif mengincar penghargaan (*awards*) di tingkat nasional, baik melalui kompetisi, lomba, maupun berbagai event bergengsi yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun lembaga lainnya. Menurut beliau, prestasi bukan sekadar kebanggaan pribadi atau institusi, melainkan bukti nyata bahwa Kemenag mampu berdampak dan bersaing di level yang lebih tinggi. Dengan meraih pengakuan nasional, nama Kemenag Barito Selatan akan semakin dikenal dan diperhitungkan.

Yang tak kalah penting, Kakanwil menegaskan bahwa ASN Kemenag harus tampil sebagai pelopor dan garda terdepan dalam memberikan teladan serta nilai tambah di tengah masyarakat. Sebagai abdi negara yang bernaung di bawah Kementerian Agama, setiap ASN sejatinya adalah agen perubahan yang diharapkan mampu menjadi cahaya dan contoh nyata bagi lingkungan sekitarnya — bukan hanya dalam aspek kedinasan, tetapi juga dalam kehidupan sosial, spiritual, dan kemasyarakatan sehari-hari.

Kegiatan berjalan dengan khidmat dan penuh semangat. Kehadiran Kepala, Kaur TU, dan Wakamad MAN Barito Selatan dalam acara ini mencerminkan komitmen MAN Barito Selatan dalam mendukung setiap program pembinaan dan pengembangan ASN yang diinisiasi oleh Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Kalimantan Tengah.

Diharapkan, semangat integritas, soliditas, dan sinergitas yang ditanamkan dalam pembinaan hari ini, ditambah dengan tekad untuk terus berkarya, berprestasi, dan menjadi teladan, dapat terwujud nyata dalam setiap pelayanan dan kinerja madrasah demi kemajuan pendidikan Islam di Kabupaten Barito Selatan.

#Humas
SHARE :
AGENDA
LINK TERKAIT