Semangat Baru Pasca Ramadhan: MAN Barito Selatan Plus Keterampilan Gelar Upacara Bendera Perdana Usai Libur Idul Fitri 1447 H

Buntok (Humas) — Senin pagi (30/03/2026) yang cerah menyambut kembalinya seluruh warga MAN Barito Selatan Plus Keterampilan ke lingkungan madrasah setelah menjalani libur panjang bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H. Hari pertama masuk sekolah ini dibuka dengan pelaksanaan Upacara Bendera yang berlangsung khidmat dan penuh makna. Kepala Madrasah menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai Ramadhan dalam kehidupan sehari-hari dan mengajak seluruh warga madrasah untuk tampil lebih baik pasca Idul Fi

Buntok (Humas) — Senin pagi (30/03/2026) yang cerah menyambut kembalinya seluruh warga MAN Barito Selatan Plus Keterampilan ke lingkungan madrasah setelah menjalani libur panjang bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H. Hari pertama masuk sekolah ini dibuka dengan pelaksanaan Upacara Bendera yang berlangsung khidmat dan penuh makna. Kepala Madrasah menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai Ramadhan dalam kehidupan sehari-hari dan mengajak seluruh warga madrasah untuk tampil lebih baik pasca Idul Fitri ini.

Upacara Bendera ini menjadi momen pertama seluruh siswa-siswi madrasah berkumpul kembali dalam satu barisan setelah libur selama kurang lebih satu bulan penuh. Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Kepala MAN Barito Selatan Plus Keterampilan, Bapak Sutarwi, S.Ag., sementara petugas upacara seluruhnya dijalankan oleh siswa-siswi Pengurus OSIM dengan penuh tanggung jawab dan disiplin.

Dalam amanat yang disampaikannya, Kepala Madrasah mengajak seluruh warga madrasah untuk memaknai ibadah puasa bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan sebagai sekolah kedisiplinan yang sesungguhnya. Nilai-nilai positif yang telah tertanam selama sebulan penuh hendaknya tidak berhenti saat Ramadhan usai.

"Saya berharap kita semua bisa menjadi pribadi yang disiplin dan memiliki rasa malu ketika datang terlambat," ujar Sutarwi.

Beliau menambahkan bahwa Ramadhan adalah madrasah kehidupan yang telah mendidik kita selama satu bulan penuh. Kini saatnya hasil pendidikan itu diwujudkan dalam tindakan nyata.

"Mari kita mulai sesuatu yang baru. Selama satu bulan Ramadhan kita telah dididik — mari kita lakukan kedisiplinan itu sebagai buah dari pendidikan selama bulan Ramadhan. Mari kita merasa malu ketika kita tidak bisa melakukan sesuatu secara maksimal atau tidak terlibat dalam kegiatan madrasah," tambahnya.

Kepala Madrasah juga menyampaikan pesan spiritual yang mendalam tentang hakikat Idul Fitri. Idul Fitri, yang bermakna kembali kepada fitrah atau kesucian, menjadi momentum berharga bagi setiap insan untuk memperbarui diri. Merujuk pada hadis Nabi Muhammad SAW, beliau mengingatkan bahwa siapa pun yang menjalankan puasa Ramadhan dengan dilandasi keimanan yang tulus, maka dosa-dosanya yang terdahulu akan diampuni oleh Allah SWT.

"Pada momentum pasca Idul Fitri ini, mari kita benahi diri kita agar menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya,"* pungkas Kepala Madrasah.

Agenda Ujian Kelas XII: Tahapan Masih Berlanjut

Pada kesempatan tersebut, Kepala Madrasah juga menyampaikan informasi penting terkait jadwal kegiatan akademik, khususnya bagi siswa-siswi Kelas XII yang saat ini tengah menjalani rangkaian ujian akhir. Setelah menyelesaikan satu fase ujian sebelumnya, masih terdapat beberapa tahapan lanjutan yang perlu dipersiapkan dengan sebaik-baiknya, yakni:

- 6 – 9 April 2026 : Uji Kinerja Program Keterampilan (Otomotif dan Multimedia)

- 13 April 2026 : Ujian Praktik Olahraga

- 14 – 17 April 2026 : Ujian Praktik Keagamaan

Seluruh siswa Kelas XII diharapkan mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk menghadapi setiap tahapan ujian tersebut demi meraih hasil yang optimal.

Musafahah: Simbol Kesucian Hati di Hari Pertama

Sebagai penutup yang begitu berkesan, upacara diakhiri dengan kegiatan Musafahah — tradisi bersalaman dan saling memaafkan antar seluruh warga madrasah. Guru-guru dan siswa-siswi berbaur dalam kehangatan silaturahmi, saling mengulurkan tangan sebagai tanda ketulusan hati dan semangat memulai lembaran baru bersama.

Suasana upacara berlangsung khidmat sekaligus penuh keakraban. Musafahah yang mengalir dengan tulus menjadi simbol nyata bahwa MAN Barito Selatan Plus Keterampilan bukan sekadar tempat menimba ilmu, melainkan juga keluarga besar yang saling menjaga, menguatkan, dan menginspirasi satu sama lain.

#Humas
SHARE :
AGENDA
LINK TERKAIT