
Buntok (Humas)_MAN Barito Selatan Plus Keterampilan - Upacara bendera yang digelar pada Senin pagi, 26 Januari 2026, di halaman MAN Barito Selatan Plus Keterampilan berlangsung khidmat dengan diikuti seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Upacara kali ini dipercayakan kepada siswa-siswi kelas X3 sebagai petugas upacara, yang menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan disiplin. Bertindak sebagai pembina upacara adalah Bapak Muhammad Husin, S.Pd.I.
Buntok (Humas)_MAN Barito Selatan Plus Keterampilan - Upacara bendera yang digelar pada Senin pagi, 26 Januari 2026, di halaman MAN Barito Selatan Plus Keterampilan berlangsung khidmat dengan diikuti seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Upacara kali ini dipercayakan kepada siswa-siswi kelas X3 sebagai petugas upacara, yang menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan disiplin.
Bertindak sebagai pembina upacara adalah Bapak Muhammad Husin, S.Pd.I, yang menyampaikan amanat penuh makna tentang pentingnya moment upacara sebagai sarana saling mengingatkan dalam kebaikan.
Dalam amanatnya, Pak Husin menegaskan bahwa upacara bendera bukan sekadar rutinitas semata. "Moment upacara adalah moment yang ditunggu-tunggu sebab sebagai wasilah untuk saling mengingatkan. Walaupun selalu diulang-ulang, apa yang diingatkan akan selalu menjadi lebih diingat," ujar Pak Husin dengan tegas.
Beliau mengingatkan para siswa untuk mencerminkan sikap sebagai pelajar yang siap menerima ilmu dari guru, sebagaimana yang tertuang dalam janji pelajar. Salah satu bentuk kesiapan tersebut adalah dengan memulai kegiatan pembelajaran dengan membaca doa ketika bel masuk berbunyi, sesuai ketentuan yang berlaku di madrasah.
Poin penting yang ditekankan Pak Husin adalah pentingnya menunjukkan hormat dan ta'zim kepada para guru. "Tunjukkanlah hormat dan ta'zim kepada guru-guru, niscaya kalian akan mendapatkan sirr-nya (keberkahan) ilmu," pesan Pak Husin kepada seluruh siswa.
Pesan ini menjadi pengingat bagi para siswa bahwa kesuksesan dalam menuntut ilmu tidak hanya bergantung pada kecerdasan intelektual semata, tetapi juga pada adab dan akhlak dalam berinteraksi dengan guru sebagai pembimbing ilmu.
Di akhir amanatnya, Pak Husin juga menghimbau kepada seluruh siswa-siswi agar peduli terhadap kondisi kelas masing-masing. Beliau mengajak siswa untuk berinisiatif membersihkan papan tulis sebelum pembelajaran dimulai agar suasana belajar menjadi lebih kondusif dan siap.
"Kepedulian terhadap kebersihan kelas adalah cerminan dari kepribadian siswa yang bertanggung jawab dan menghargai proses pembelajaran," tambah Pak Husin.
Upacara bendera pada pagi ini ditutup dengan doa bersama, dengan harapan semua pesan dan nasihat yang disampaikan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh warga madrasah.